lllllllllllllllllllllllllllllllllll
Atas nama cinta, banyak orang yang "bela-belain" berkorban apa saja. Tujuannya satu, agar pasangan bahagia. Tapi, haruskah sampai begitu?
Konon, cewek mengklaim dirinya sebagai pihak yang paling banyak berkorban untuk pria. Sementara, banyak pula arjuna yang merasa telah "berkorban" dan telaten merawat cintanya.
Terlepas dari pihak mana yang paling banyak berkorban, q menilai "berkorban" adalah hal terbodoh yang dilakukan orang
Tentu, q tak bermaksud mengajak kita untuk menjadi orang egois, dan tak pedulian. Buktinya, dia menyarankan kita untuk tetap bersabar dan menjunjung tinggi toleransi.
Seimbang. Konon pula, wanita memiliki kadar toleransi dan kesabaran yang lebih tinggi dibanding pria. Mungkin itulah sebabnya, wanita menjadi pihak yang lebih banyak berkorban atau mengalah.
Nyatanya, "Banyak wanita yang merasa harus berkorban. Bahkan, tak sedikit wanita merasa bahagia atas pengorbanannya. Padahal, kondisi itu, jauh dari sebuah hubungan sehat."
Padahal, kebahagiaan sejati itu hanya bisa diperoleh jika ada keseimbangan. "Jadi, bukan hanya wanita saja atau pria saja yang harus berkorban. Tapi harus dua-duanya."
`Dalam porsi tertentu, berkorban atau mengalah akan sangat membantu sebuah hubungan. Tapi bila dibiarkan terus-terusan, kondisi itu bisa terbalik menjadi bom waktu, yang siap meledak kapan saja.
Jadi, jangan pernah takut untuk menegosiasikan setiap kondisi atau masalah yang dihadapi. Hal itu bisa menjadi pelajaran toleransi bagi pasangan, dan pelajaran otorisasi bagi
lllllllllllllllllllllllllllllllllll

5 komentar:
walah........
bner bgd lan!!
wnita mang slalu t tindas ug....
kpan z qta sa diatas allways??
hyahahahaaaa
uh lana,,,,,,,,
mang kodratnya cwe' kyak gitu ug....
huhuhuuuuuwh
halah opo to....
ki wis tak coment ki!!
bls comentq rak!!
yah...... cpe' dewh
aduwh.............. boyokq pgel nda ket mw ngenet ae.........
duit luwdes....
bdan pgel kbeh..
hawane boring bgt ssan!!
po mneh nek ga2l..
rsane pgen tak baning ik mouse ik!!
huft..........
Posting Komentar